Bahasa Aljabar

Aljabar adalah bagian dari matematika yang mempelajari hubungan antara angka, huruf, dan tanda. Oleh karena itu, bahasa aljabar adalah bahasa yang menggunakan simbol dan huruf untuk mewakili angka. Bahasa aljabar muncul dalam peradaban Muslim pada periode AL-Khwarizimi selama Abad Pertengahan. Fungsi utamanya adalah untuk membangun dan menyusun bahasa yang membantu untuk menggeneralisasi operasi yang berbeda yang terjadi dalam aritmatika di mana hanya angka dan operasi aritmatika dasar mereka terjadi (+ -x%).

Bahasa semacam ini pertama kali diperkenalkan oleh ahli matematika Prancis François Vieth, yang dianggap sebagai bapak aljabar yang diekspresikan dengan kata-kata.

Bahasa Aljabar

Bahasa aljabar dicirikan oleh:

  • Ketepatannya, karena jauh lebih konkret daripada bahasa numerik. Melalui itu pernyataan dapat diungkapkan secara singkat. Contoh: himpunan kelipatan 3 adalah (3, 6, 9, 12 ...) dinyatakan 3n di mana n = (1, 2, 3, 4 ...).
  • Memungkinkan Anda mengekspresikan angka yang tidak dikenal dan melakukan operasi matematika pada nomor tersebut. Contoh: jumlah dari dua angka dinyatakan seperti ini: a + b.
  • Mendukung ekspresi hubungan dan sifat numerik umum. Contoh: properti komutatif diekspresikan seperti ini: axb = bx a.
  • Saat menulis menggunakan bahasa ini, jumlah yang tidak diketahui dapat dimanipulasi dengan simbol sederhana untuk ditulis, memungkinkan penyederhanaan teorema, perumusan persamaan dan ketidaksetaraan, dan studi tentang bagaimana menyelesaikannya.

Bahasa aljabar bertujuan untuk menetapkan dan merancang bahasa yang membantu menggeneralisasi berbagai operasi yang terjadi dalam aritmatika, di mana hanya angka dan operasi matematika dasar yang digunakan: penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (x) dan pembagian (/).

Di sisi lain, aljabar adalah aljabar yang mewakili sekumpulan angka dan huruf yang dikombinasikan dengan tanda-tanda operasi aritmatika dan terdiri dari koefisien, eksponen, dan basis. Contoh: 7 × 4.

Di mana 7 adalah koefisien, x adalah basis dan 4 adalah eksponen numerik. Koefisien mewakili jumlah numerik atau huruf yang terletak di sebelah kiri pangkalan, menunjukkan berapa kali pangkalan harus ditambahkan atau dikurangi, tergantung pada tanda yang dimilikinya. Contoh:

7 × 4 = x4 + x4 + x4 + x4 + x4 + x4 + x4

Eksponen numerik adalah kuantitas yang terletak di kanan atas pangkalan, yang menunjukkan berapa kali pangkalan tersebut diambil sebagai produk. Contoh: 2 × 3 = 2 (x) (x) (x).

Nilai numerik dari ekspresi aljabar adalah angka yang berasal, setelah mengganti huruf dengan angka, untuk melanjutkan operasi yang ditunjukkan.

Direkomendasikan

Proporsionalitas terbalik
2020
Relaciones Humanas
2020
Perpindahan
2020