Cuaca

Kata Iklim berasal dari klima Yunani, yang mengacu pada kecenderungan Matahari. Ini adalah seperangkat kondisi lingkungan dari suatu tempat, dan ditandai dengan menjadi rata-rata keadaan cuaca, dihitung melalui pengamatan yang dilakukan selama periode yang panjang ( antara 10 dan 30 tahun).

Cuaca dan iklim suatu tempat seringkali membingungkan. Waktu mengacu pada kondisi atmosfer pada waktu dan tempat tertentu. Kondisi ini berubah; oleh karena itu, waktu bervariasi dari waktu ke waktu atau tempat ke tempat di permukaan bumi. Jadi kita berbicara tentang cuaca (bukan cuaca) kemarin, hari ini atau minggu lalu.

Cuaca

Iklim menggambarkan suksesi berkala dari berbagai jenis cuaca yang secara khas berulang di suatu wilayah dalam periode waktu yang lama. Meskipun cuacanya bervariasi, iklimnya stabil dan permanen.

Penentuan karakteristik yang mendefinisikan iklim berasal dari penyelidikan ilmiah yang berkepanjangan (meteorologi dan klimatologi) dari kondisi atmosfer (fenomena meteorologi) dari suatu wilayah tertentu. Melalui penelitian ini, serangkaian data dan grafik (klimogram) dikumpulkan untuk menentukan iklimnya; misalnya, bagaimana suhu bervariasi selama setahun, jika rendah, tinggi atau sedang.

Iklim suatu tempat adalah hasil dari keterkaitan antara berbagai elemen seperti suhu (tingkat panas yang dimiliki udara pada waktu dan tempat tertentu), tekanan atmosfer (berat udara yang diberikan pada benda apa pun), angin (udara yang bergerak), kelembaban (jumlah uap air yang terkandung di udara), dan presipitasi (air jatuh dalam bentuk cair atau padat).

Kejadian unsur-unsur ini ditentukan oleh pengaruh serangkaian faktor iklim: lintang (penurunan suhu dari khatulistiwa ke kutub), arus laut dan laut (yang bertindak sebagai pengatur panas), ketinggian (kenaikan kelembaban dan penurunan suhu), vegetasi (sumber kelembaban), dan distribusi bantuan (berasal dari sedikit curah hujan, sedang atau berlimpah).

Iklim terstruktur menurut kelompok iklim, di antaranya kita memiliki iklim hangat (khatulistiwa, maritim tropis dan tropis kontinental), iklim beriklim hangat (subtropis), iklim beriklim dingin, iklim dingin, iklim kutub, gurun atau iklim kering, dan cuaca gunung.

Perlu dicatat bahwa dalam masyarakat kita saat ini ada perubahan iklim (efek rumah kaca dan pemanasan global), yang merupakan kenyataan yang akan semakin berdampak pada kehidupan kita . Ada bukti bahwa sebagian besar pemanasan yang diamati selama lima puluh tahun terakhir dapat dikaitkan dengan aktivitas manusia.

Direkomendasikan

Quechua
2020
INRI
2020
Amoralisme
2020