Extraversion

Mereka adalah orang - orang yang biasanya memiliki spontanitas dan kapasitas improvisasi yang besar, kunci keberhasilan mereka dalam hubungan sosial justru terletak pada kapasitas improvisasi mereka. Mereka adalah orang-orang yang suka terlibat dalam hubungan sosial dan tidak menunggu sebagai penonton pasif belaka.

Extraversion

Dengan cara ini, mereka adalah orang-orang yang umumnya terlahir sebagai pemimpin yang menjadi rujukan dalam suatu kelompok . Energi internal ekstrovert meningkat ketika mereka berhubungan dengan lebih banyak orang karena pada saat-saat persahabatan itulah mereka merasa benar-benar baik, bahagia dan merasa bahwa segala sesuatu mengalir sesuai keinginan mereka.

Extraversion mengasumsikan pendekatan dinamis dan aktif ke dunia sosial dan mencakup sifat-sifat seperti keramahan, ketegasan, aktivitas, dan emosi positif.

Di kutub yang berlawanan akan menjadi orang introvert . Namun, sebagian besar orang berada di tengah-tengah kontinum dari satu ekstrem ke yang lain. Beberapa penulis menggunakan istilah ambisi untuk merujuk pada orang-orang yang berada dalam posisi menengah ini, yang menunjukkan perilaku ekstra dan introvert tergantung pada konteks dan saat ini.

Perhatiannya diarahkan terutama ke dunia eksternal daripada ke dunia internalnya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang membutuhkan lebih banyak rangsangan eksternal.

Orang ekstrover suka berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kelompok, tertarik pada pertemuan sosial dan keramaian, menikmati lebih banyak waktu dengan orang lain, dan lebih sedikit waktu yang dihabiskan sendirian, dan lebih cenderung bosan saat sendirian.

Direkomendasikan

Pemberhentian
2020
Abstraksi
2020
Kekosongan eksistensial
2020